Humaira Press, Sukabumi – Ananda Saarah Khalishah, Santri SMP Putri Humaira berhasil merebut juara satu Musabaqah Hifdzil Quran tingkat regional pada ajang Musabaqoh Tahunan Hari Santri Nasional (MUSTAHSAN) di Pondok Pesantren Al Qur’an KH. Abdullah Syafi’ie, Pulo Air, Sukabumi, Ahad (19/10/2025).
Ajang tahunan yang dihelat dalam rangka memeriahkan Hari Santri nasional ini adalah ajang yang bergengsi yang dikuti peserta regional maupun nasional. SMP Putri Humaira mengutus empat kontingen dalam ajang tersebut. Mereka adalah Audrey Danella Tsabitah, Saarah Khalishah, Jean Fitria, dan Janeeta Hafizha.
Qadarullah, Ananda Saaarah Khalishah berhasil meraih gelar tersebut. Menurut salah satu musrifah, Ustadzah Mentari mengungkapkan pencapaian ini adalah buah dari istiqomah dan persistensi menghafal Al-quran.
“Saaarah itu adalah contoh nyata bahwa usaha tidak mengkhianati hasil, konsisten dan ketekunan yang setiap hari dilakukan dalam menambah dan mengulang hafalan dapat membuktikan bahwa kesuksesan tidak hanya tentang bakat, tetapi juga tentang kerja keras dan disiplin,” kata Ustadzah Mentari.

Ustazah Izdihar Syadza menambahkan Saarah adalah teladan bagi teman-temannya di SMP Putri Humaira.
“Saarah menunjukkan bahwa dengan tekad dan semangat yang kuat, kita bisa mencapai tujuan dan jadi inspirasi bagi orang lain. Semoga Saarah terus menjaga semangatnya dan menjadi teladan bagi teman-temannya untuk terus berusaha dan meningkatkan diri,” imbuhnya.
Kepala Sekolah SMP Putri Humaira Muslimah, Ustadz Cucup Suherman mengungkapkan rasa bangga dan apresiasi untuk pencapaian Saarah.
“Ananda Saarah Khalishah telah menunjukkan kemampuan luar biasa dengan meraih juara 1 dalam lomba MHQ juz 29-30 tingkat Regional, Keberhasilannya ini tidak hanya membanggakan dirinya sendiri, tetapi juga keluarga, sekolah, dan komunitasnya.
Ustadz Cucup mengapresiasi Saarah yang telah menunjukkan dedikasi dan ketekunan dalam mempelajari Al-Qur’an, serta kemampuan yang luar biasa dalam memahami dan menghafal ayat-ayat suci.
“Semoga keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk lebih mencintai Al-Qur’an dan meningkatkan kemampuan spiritualnya,” ungkapnya penuh harap.
Senada dengan itu, Ketua Yayasan Humaira Samawa Internasioal Ustadz Heru Supriyatna Rachmat mengungkapan ini merupakan pencapaian luar biasa. Dirinya berharap, pencapaian ini menjadi spirit, motivasi keberanian serta kepercaya diri bagi yang lain untuk berprestasi didunia sebagai bekal ke akherat.
“Pesan kami, tetap rendah hati jangan sombong, tetap berprestasi terus,” pungkas Ustadz Heru.
Sebagai informasi ajang Musabaqoh Tahunan Hari Santri Nasional (MUSTAHSAN) di Pondok Pesantren Al Qur’an KH. Abdullah Syafi’ie, Pulo Air, Sukabumi ini digelar beberapa kategori perlombaan diantaranya Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), Musabaqah Hifdzil Quran (MHQ), dan juga Dai Cilik.
-Nurman Abdoel-

